10 Momen Terbesar Sejarah Pengembangan Web

17 12 2008

Web telah berevolusi dari sebuah protokol sederhana untuk mengantarkan informasi menjadi platform komersiil dan rumit untuk mendistribusikan dan berbagi ide. Internet telah berevolusi dalam beberapa dekade terakhir, teknologi-teknologi baru yang bermunculan membuat pengembangan web semakin mudah dan menyenangkan. Di bawah ini adalah 10 momen terbesar dalam sejarah pengembangan web.

1. Linux Torvalds Membuat Kernel Linux

Saat Linus Torvalds merilis Linux di tahun 1991, kernel tersebut mengundang kritik keras dari berbagai pengembang sistem UNIX lain. Beberapa orang berpendapat Linux menargetkan arsitektur yang salah (32-bit), ada juga yang berpendapat Linux memiliki cacat secara fundamental. Walaupun begitu, kernel yang dikembangkan Linus pada akhirnya berkembang menjadi sistem operasi pilihan untuk sebagian besar web server hari ini.

2. Browser Mosaic Dirilis

Internet akan menjadi tempat yang jauh lebih membosankan tanpa Mosaic, browser pertama yang mempopulerkan internet. Saat dirilis di tahun 1993, Mosaic adalah browser pertama yang mendukung bookmark, ikon, tampilan yang modern (pada tahun 1993) dan kemampuan untuk menampilkan gambar.

Sebelum Mosaic, gambar-gambar harus diunduh dan dibuka di desktop. Setelah browser dapat menampilkan gambar secara inline, aktivitas berselancar internet berubah total dan mendorong internet memasuki segmen mainstream.
Browser Mosaic

3. W3C Merilis CSS 1

CSS telah beredar di dunia komputer sejak tahun 1970-an dalam berbagai bentuk. Bulan Desember 1996 adalah pertama kalinya World Wide Web Consortium (W3C) merilis CSS level 1 Recommendation. Tidak lama setelah itu Microsoft meluncurkan Internet Explorer 3 yang menawarkan dukungan CSS terbatas. Sejak saat itu, semua browser modern hari ini mendukung CSS, walaupun masih ada beberapa yang kurang mematuhi standar web.

Berkat CSS, situs web menjadi lebih mudah dipelihara dan dibuat (asalkan browser yang dipakai mematuhi standar web).
CSS 1.0

4. Gerakan Open Source Dimulai

Gerakan open source memang sudah ada sebelumnya sejak lama. Percaya atau tidak, web pada awalnya tidak dibuat untuk alasan komersiil, hanya dibuat untuk memudahkan pertukaran informasi. Sejak situs menjadi sumber pendapatan, pertukaran informasi yang pada awalnya mendefinisikan internet mulai berkurang, hingga saat ini.

Untunglah gerakan open source dimulai. Internet sendiri dibuat dengan bantuan open source yang tercipta di tahun 1960-an. Di tahun 1998, beberapa pemain internet besar bertemu di acara Freeware Summit yang diadakan Tim O’Reilly dan setuju untuk menggunakan istilah “open source” dan secara resmi memulai inisiatif open source. Lisensi open source mulai dibuat untuk memungkinkan pengembang bekerja sama mendistribusikan dan memodifikasi source code.
Logo Open Source

5. Rasmus Lerdord Merilis PHP

Berkat open source, bahasa dinamik seperti PHP didistribusikan secara bebas biaya kepada para pengembang web. Anda tidak akan menemukan sebuah penyedia hosting yang tidak menawarkan PHP. PHP adalah bahasa standar de facto untuk pengembangan web dan terinstal di lebih dari 20 juta situs dan 1 juta server.

Saat PHP diperkenalkan Rasmus Lerdorf di tahun 1995, bahasa tersebut dengan cepat diadopsi sebagai bahasa yang terbaik untuk pemrograman web. PHP dapat dioperasikan di server web, dapat ditanamkan ke dalam HTML dan bekerja baik dengan database SQL. PHP memungkinkan pengembang untuk dengan cepat membuat situs berbasis database.

6. PayPal Didirikan

Walaupun sering kontroversial, tidak diragukan lagi bahwa PayPal merupakan pelopor proses transfer uang online. Didirikan di tahun 1998, PayPal pada awalnya didesain sebagai cara aman untuk mengirimkan uang dari pembeli ke penjual di situs-situs lelang seperti eBay.

PayPal menjadi semakin populer di kalangan pengguna eBay dan setelah diakuisisi eBay di, sistem tersebut mulai dibuka untuk dan memudahkan para pengembang untuk menerima bayaran atas layanan yang mereka sediakan.

7. Lahirnya Firefox

Di tahun 2003 Internet Explorer merupakan penguasa tunggal di segmen browser, tanpa saingan sama sekali. Sejak jatuhnya Netscape, IE menguasai 94% pangsa pasar internet.

Tanpa saingan, perkembangan IE juga melambat, dan periode update IE yang biasanya hanya satu tahun dari versi 1 hingga 6 menjadi lima tahun dari IE6 ke IE7 di tahun 2006. Yang mendorong pengembangan IE di pertengahan 2000-an adalah browser open source Mozilla, Firefox.

Firefox pertama kali memasuki industri browser di tahun 2003. Versi pertama Firefox mengatasi banyak kekurangan IE termasuk tabbed browsing, spell checking, live bookmarking dan banyak lagi fitur inovatif lainnya. Akan tetapi yang lebih penting lagi untuk komunitas pengembang web, Firefox dibuat berdasarkan rendering engine Gecko yang mematuhi standar web.

8. Ruby on Rails Menjadi MainstreamLogo Ruby on Rails

Walaupun beberapa orang tidak menganggap kejadian ini sebagai momen besar dalam sejarah pengembangan web, populernya Ruby on Rails (RoR) sangatlah penting karena menjadi simbol berubahnya model pengembangan web yang menggunakan framework untuk mengembangkan situs secara efisien.

David Heinemeier Hansson merilis RoR di tahun 2004 dan sejak saat itu sudah banyak framework pengembangan web untuk PHP dan Python yang dirilis.

9. 37 Signals Merilis Ebook “Getting Real”

37 Signals telah menjadi salah satu perusahaan pengembangan web paling populer dalam lima tahun terakhir. Tidak hanya melahirkan produk-produk luar biasa, mereka menjadi salah satu pemikir terdepan dalam pengembangan web modern, terutama mempromosikan metode pengembangan “agile.

Produk pertama mereka Basecamp dibuat menggunakan RoR versi pertama dan filosofi pengembangan web yang mereka pakai menjadi salah satu penyebab populernya mereka di kalangan pengembang web. Dan dirilisnya eBook berjudul “Getting Real” di tahun 2006 membuat cara pengembangan web agile menjadi semakin populer.

10. Amazon Meluncurkan Penyimpanan Berbasis Cloud

Dengan layanan S3 dan EC2 di tahun 2006, penyimpanan dan layanan berbasis cloud secara resmi menjadi mainstream. Apabila biasanya perusahaan harus terus menambahkan server yang mahal seiring bertumbuhnya bisnis mereka, dengan Amazon pengembang hanya perlu membayar biaya bandwidth yang mereka pakai.

Secara teori pengembang dapat membuat layanan dengan skalabilitas yang tidak terbatas menggunakan S3 dan EC2. Layanan berbasis web kini menjadi jauh lebih murah untuk dibuat dibanding sebelumnya. (via Nettuts)

About these ads

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: